Sulungku Malaikat Kecilku

Senyum & tawanya lembut & lepas
Bagai nada seruling malaikat kecil
Tak cukup sekali pandang untuk menikmatinya
Tak puas membalas senyumnya tanpa memegang pipinya

Ingin rasanya lebih lama aku belai punggungnya
Meski sekarang masih bisa aku pijat saat dia meminta
Namun tak lama dia bermanja dalam pelukku
Seperti saat dia berceloteh ringan sore hari di atas pangkuanku
Menanyakan ini itu untuk membuka jendela dunia
Dengan hausnya terus meminta aku bercerita jenaka
Seperti saat aku pegang jemari halusnya
Yang balas menggenggam jemariku dengan kuatnya

Dia sekarang sudah beranjak dewasa
Menatap ruang kehidupan dengan lebih bermakna
Berpikir lebih dalam untuk menggapai mimpi
Meregang urat untuk mewujudkan sentakan di hati

Senandung doa tak akan menghilang dari bibir kami
Mendoakan setiap langkahnya menjejak bumi penuh harapan
Mencoba menyelaraskannya dengan denyut nadi & nafasnya
Mencoba mengolah berbagai warna tingkahnya sebagai selendang harmoni
Tak sudah dahi kami berjajar dengan lutut
Berbicara kepada bumi bermunajat kepada Sang Khalik
Hanya satu pinta kami Yaa Waliyyu
Lindungilah jantung hati kami dalam genggaman Paduka

Oktha 12 Tahun Yang Lalu
Doaku malam ini 180707

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar
Silakan masukkan nama