Kerling Mata

Saudaraku di desa, betapa indahnya alammu
Sawah dan ladang siap dipandang tanpa batas waktu
Kami iri padamu saudaraku
Setiap saat menikmati udara tak berdebu

Saudaraku di kota, betapa mudahnya kalian mencari uang
Hanya menulis di secarik kertas rejeki datang
Tak seperti kami harus membanting tulang
Demi sesuap nasi menggarap sawah dan ladang

Adityas, Dapurkejambon 170328

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar
Silakan masukkan nama